Banyak orang minum air terlebih dahulu
sesaat sebelum makan. Sebaiknya hilangkan kebiasaan itu, jika ingin
minum sebelum makan lakukanlah satu jam sebelum waktu makan. Mengonsumsi
air terlalu banyak tepat sebelum makan memang membuat Anda kehilangan
nafsu makan karena lambung menjadi penuh. Dan, minum air sesaat sebelum
makan akan membuat proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih
sulit.
Karena air yang diminum butuh waktu 30 menit mengalir
dari lambung menuju usus. Sehingga jika minum sesaat sebelum makan,
belum sempat air menuju usus sudah ditambah dengan makanan yang membuat
enzim bekerja lebih sulit.
Albert Einstein pernah berujar, “Hal terpenting adalah tidak pernah
berhenti berpikir”. Sontak saya jadi teringat satu kata, yaitu mengajar.
Apa hubungan pernyataan Einstein dan mengajar? Anatole France
(1859) seolah hendak menjawab pertanyaan saya, “The whole art of
teaching is only the art of awakening the natural curiosity of young
minds for the purpose of satisfying it afterwards”. Mengajar itu seni
untuk merangsang keingintahuan murid. Rasa ingin tahu itulah
sesungguhnya yang akan membuat murid selalu ditantang untuk berpikir.
Semua harus penuh tanda tanya, karena dengan itulah kita akan selalu
berpikir.
Allah SWT tahu apa yang terbaik bagi kita. Mungkin hasil buruk merupakan hal yang baik bagi kita yang tidak dapat kita jangkau dengan otak kita. Lakukanlah yang terbaik dan serahkan semua kepadaNya. Mintalah hasil yang terbaik walaupun pahit terasa.
2. Jangan Belajar Telalu Berat
Belajarlah secara normal jangan terlalu diporsir apalagi hingga begadang hingga larut malam. Ditambah lagi selama perjalanan dan selama menunggu ujian dimulai kita belajar terus menerus. Maka rasa cemas dan takut akan selalu membayangi kita yang belajar terlalu berlebihan. Jawablah yang anda ketahui, dan karang-karang saja apa-apa yang tidak anda ketahui jawabannya.
3. Anggap Semua Itu Bukan Segala-Galanya
Gagal bukan akhir dari segalanya. Kita harus berpandangan bahwa ujian, tes, ulangan, atau apapun itu namanya hanya sesuatu yang harus kita jalani dalam hidup ini. Kita harus berpikir banyak jalan alternatif lain jika gagal sehingga kita tidak akan terlalu fokus pada keharusan mendapat hasi yang baik.
4. Lebih Penting Proses Daripada Nilai
Buat apa nilai tinggi anda dapatkan tetapi anda tidak bisa memahami secara mendalam pelajaran yang telah anda dapatkan. Bagaikan masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Pentingkanlah proses pencarian ilmu daripada nilai, karena dalam dunia kerja profesional tidak butuh nilai, namun kemampuan keterampilan yang lebih diutamakan.
5. Berpikir Positif dan Menikmati Kegagalan
Pikirkan saja yang baik-baik seperti semua akan berjalan baik-baik saja tanpa kendala apa pun dan hasilnya akan baik untuk kita. Jika ternyata gagal meraih apa-apa yang kita mau, maka nikmati saja semua itu karena itu semua adalah hal yang wajar dalam hidup ini. Kegagalan merupakan awal dari kesuksesan anda.
6. Jangan Gengsi
Jangan melakukan kompetisi dengan orang lain untuk menunjukkan siapa yang terbaik. Janganlah mengejar hasil yang baik hanya untuk bisa disombongkan di depan orang-orang. Semakin bagus hasilnya anda hanya akan semakin besar kepala, dan semakin buruk hasilnya akan semakin membuat anda depresi pusing tujuh keliling.
Bilangan habis dibagi 2 Suatu
bilangan habis dibagi 2, ciri-cirinya adalah bilangan yang berakhiran
(berangka satuan) 0, 2, 4, 6, 8. Dengan kata lain bilangan ituadalah
bilangan genap. Contoh : apakah 74 habis dibagi 2? Karena 74
merupakan bilangan genap (Ingat rumus untuk bilangan ...genap. Rumus
untuk bilangan genap adalah 2k untuk sebarang k bilangan bulat.
Sedangkan untuk bilangan ganjil yaitu 2k-1 untuk sebarang k bilangan
bulat). Karena 74 memenuhi rumus bilangan genap, maka 74 habis dibagi 2.
74 : 2 = 37
Bilangan habis dibagi 3 Jumlah digit-digitnya habis dibagi 3 Contoh : Apakah
213 habis dibagi 3? Akan kita jumlahkan digit-digit pada bilangan 213.
Didapatkan, 2 + 1 + 3 = 6. Karena 6 (hasil dari penjumlahan
digit-digitnya) habis dibagi 3. Maka bilangan itu (213) habis dibagi 3.
Apakah -345 habis dibagi 3? Langkahnya sama. Kita jumlahkan
digit-digitnya dan menghiraukan tanda negative. Jangan tertipu oleh
tanda negatif.
Bilangan habis dibagi 4 Dua digit terakhir habis dibagi 4. Lebih mudahnya yaitu puluhan dari bilangan itu habis dibagi 4. Contoh : Apakah
324 habis dibagi 4? Dua digit terakhir yaitu 24. Dan 24 habis dibagi 4.
Sehingga 326 habis dibagi 4. Apakah 2006 habis dibagi 4? Tidak. Karena
dua angka terahirnya yaitu 06. Sedangkan 06 tidak habis dibagi 4.
Sehingga 2006 tidak habis dibagi 4.
Bilangan habis dibagi 5 Bilangan tersebut berakhiran 0 atau 5. Contoh : Apakah
3255 habis dibagi 5? Digit terakhir adalah 5. Sehingga 3255 habis
dibagi 5. Apakah 2005 habis dibagi 5? Sangatlah mudah menentukan ciri
bilangan habis dibagi 5
Bilangan habis dibagi 6 Ciri
Bilangan yang habis dibagi 6 adalah bilangan genap yang jumlah
angka-angkanya habis dibagi 3. Atau bilangan yang habis dibagi 3 dan
habis dibagi 2. Contoh : apakah 234 habis dibagi 6? Sekarang kita
perhatikan jumlah angka-angkanya. 2 + 3 + 4 = 9. Dan 9 habis dibagi 3.
Karena jumlah angka-angkanya habis dibagi 3 dan bilangan itu genap.
Maka 234 habis dibagi 6.
Bilangan habis dibagi 7 Bila
bagian satuannya dikalikan 2, dan menjadi pengurang dari bilangan
tersisa. Jika hasilnya habis dibagi 7, maka bilangan itu habis dibagi 7. Contoh : apakah
5236 habis dibagi 7? Kita pisahkan 6 (satuannya), kemudian 523 – (6 x
2) = 511. Apakah 511 habis dibagi 7? 51 – (1 x 2) = 49. Karena 49 habis
dibagi 7, maka 5236 habis dibagi 7.
Bilangan habis dibagi 8 Tiga digit terakhir habis dibagi 8. Contoh : Apakah
3224 habis dibagi 8? Tiga digit terakhir yaitu 224. Dan 224 habis
dibagi 8. Sehingga 3224 habis dibagi 8. Bagaimana dengan 56? Tidak jadi
masalah karena 56 = 056. Sehingga tiga digit terakhirnya yaitu 056. dan
56 habis dibagi 8.Sehingga 56 habis dibagi 8.
Bilangan habis dibagi 9 Jumlah angka-angkanya habis dibagi 9. Contoh : Apakah 819 habis dibagi 9? Jumlah digit-digitnya yaitu 8 + 1 + 9 = 18. Dan 18 habis dibagi 9. Sehingga 819 habis dibagi 9.
Bilangan habis dibagi 11 Sebuah
bilangan habis dibagi 11 yaitu jika bilangan tersebut merupakan
kelipatan 11. Ciri bilangan habis dibagi 11 yaitu jika jumlah digitnya
dengan berganti tanda dari digit satuan hasilnya habis dibagi 11. Contoh : Apakah
1234 habis dibagi 11? Maka yang kita lakukan adalah menjumlahkan dengan
tanda berselang seling dari digit satuan. Tanda dimulai dari positif.
1234. Maka mengechecknya 4 – 3 + 2 – 1 = 2. Karena 2 tidak habis dibagi
11, maka 1234 juga tidak habis dibagi 11. Apakah 803 habis dibagi 11? 3 –
0 + 8 = 11. Maka 803 habis dibagi 11
Bidang
pertanian saat ini menghasilkan perkembangan bioteknologi molekular
yang pesat, yang dapat menawarkan cara yang lebih murah daripada
pembuatan vaksin dan obat tradisional melalui pabrik. Para ilmuwan telah
menemukan tembakau yang menyehatkan setelah memodifikasi faktor
genetiknya. Tembakau ini dapat digunakan untuk mengobati diabetes tipe
1.
Peneliti Eropa mengatakan telah menghasilkan tembakau yang mengandung senyawa anti-inflamasi (anti-peradangan) yang disebut interleukin-10 (IL-10)
yang dapat membantu pasien diabetes tipe 1 yang masih menggantungkan
insulin. Sejumlah perusahaan kimia pertanian, termasuk Bayer dan
Syngenta, telah mencari cara untuk membuat kompleks protein dalam
tanaman obat-obatan, meskipun membutuhkan proses yang lambat.
Pada saat ini, kebanyakan obat-obatan dan vaksin diproduksi melalui
kultur sel dan kultur jaringan. Namun, Mario Pezzotti dari Universitas
Verona, yang memimpin studi tentang tembakau yang diterbitkan dalam
jurnal BMC Biotechnology, percaya bahwa tembakau tumbuh lebih efisien semenjak tanaman dunia memiliki biaya rendah untuk menghasilkan protein obat.
Berbagai jenis tanaman telah dipelajari oleh sejumlah ilmuwan di seluruh
dunia, tetapi tembakau merupakan tanaman yang paling digemari dalam hal
riset. "Tembakau adalah tanaman yang fantastis karena mudah
mentransformasi genetik dan dengan mudah dapat mempelajari seluruh
tanaman dari satu sel," ungkap Pezzotti. Kelompoknya bekerja dan menaruh
minat terhadap tembakau raksasa, yaitu Philip Morris, yang mendukung
konferensi tanaman berbasis obat di Verona pada bulan Juni.
Pezzotti dan koleganya - yang menerima dana untuk penelitiannya dari Uni
Eropa - sekarang berencana untuk megujicobakan tanaman tersebut ke
tikus yang memiliki penyakit autoimmune untuk mengetahui responnya.
Selanjutnya, mereka ingin menguji apakah pengulangan dosis kecil dapat
membantu mencegah penyakit kencing manis pada orang, ketika diberikan
bersamaan dengan senyawa lain yaitu glutamic acid decarboxylase (GAD65), yang juga telah diproduksi di tanaman tembakau.
Diamyd, perusahaan bioteknologi di Swedia sudah menguji secara
konvensional vaksin GAD65 terhadap penderita diabetes dalam masa uji
coba klinis. Bidang pertanian molekuler belum menghasilkan produk
komersial pertama, walaupun Israel Protalix BioTherapeutics telah
melakukan uji klinis lanjutan pada enzim untuk pengobatan penyakit
Gaucher yang dihasilkan melalui kultur sel wortel. Protalix rencana
untuk mengirimkan obatnya untuk persetujuan dari Amerika Serikat dan
Israel.
Uranium adalah mineral yang
memancarkan radiasi nuklir atau bersifat radioaktif, digunakan dalam
berbagai bidang salah satunya adalah sebagai bahan bakar nuklir. Uranium
merupakan suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang U
dan nomor atom 92. Sebuah logam berat, beracun, berwarna putih
keperakan dan radioaktif alami, uranium termasuk ke seri aktinida (actinide series). Uranium biasanya terdapat dalam jumlah kecil di bebatuan, tanah, air, tumbuhan, dan hewan (termasuk manusia). Uranium memiliki 3 Isotop :
- U234 kadar sangat kecil
- U235 kadar 0,715 = 0,7 %
- U238 kadar 99,285 = 99,3%
Isotop U235 digunakan sebagai bahan bakar reaktor nuklir dan senjata nuklir. Uranium memiliki sifat fisik yang khas :
- Ditemukan di alam dalam bentuk U3O atau UO berwarna hijau kekuning-kuningan dan coklat tua.
- Bila disinari cahaya ultra ungu, uranium akan mengeluarkan cahaya fluoresensi yang sangat indah
Dalam fisika nuklir, sebuah reaksi nuklir
adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir
bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal. Pada
prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang
bertubrukan, tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Bila
partikel-partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah
(kecuali mungkin dalam level energi), proses ini disebut tabrakan dan
bukan sebuah reaksi.
Dikenal dua reaksi nuklir, yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir. Reaksi fusi nuklir
adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan
menghasilkan energi, juga dikenal sebagai reaksi yang bersih. Reaksi fisi nuklir
adalah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan inti atom lainnya,
dan menghasilkan energi dan atom baru yang bermassa lebih kecil, serta
radiasi elektromagnetik. Reaksi fusi juga menghasilkan radiasi sinar
alfa, beta dan gamma yang sangat berbahaya bagi manusia.
Contoh reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di hampir semua
inti bintang di alam semesta. Senjata bom hidrogen juga memanfaatkan
prinsip reaksi fusi tak terkendali. Contoh reaksi fisi adalah ledakan
senjata nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium
dan Uranium (terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam
reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen (terutama Lithium-6,
Deuterium, Tritium).
Kanker adalah salah satu jenis penyakit tumor ganas (benign tumour).
Penyakit ini timbul akibat terjadinya mutasi pada biosintesis sel,
yaitu kesalahan urutan DNA karena terpotong, tersubstitusi atau adanya
pengaturan kembali, mengakibatkan pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh
yang tidak normal, cepat, dan tidak terkendali. Sel-sel kanker akan
terus membelah diri, terlepas dari pengendalian pertumbuhan dan tidak
lagi menuruti hukum-hukum pembiakan. Bila pertumbuhan tidak segera
dihentikan dan diobati maka sel kanker akan berkembang terus. Sel kanker
akan tumbuh menyusup ke jaringan sekitarnya (invasive), lalu membuat anak sebar (metastasis)
ke tempat yang lebih jauh melalui pembuluh darah dan pembuluh getah
bening. Selanjutnya akan tumbuh kanker baru di tempat lain sampai
akhirnya menyebabkan kematian penderitanya.
Penyakit kanker merupakan penyakit penyebab kematian terbesar kedua
setelah penyakit jantung. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan
bahwa, jumlah penderita kanker bertambah menjadi 6,25 juta orang setiap
tahun dan diperkirakan sepuluh tahun mendatang 9 juta orang akan
meninggal akibat penyakit ini setiap tahunnya (Yayasan Kanker Indonesia,
2006). Sementara di Indonesia penyakit kanker adalah penyebab kematian
nomor tujuh setelah stroke, tuberkulosis, hipertensi, cidera, perinatal,
dan diabetes militus. Penderita kanker mencapai 6 % dari 200 juta lebih
penduduk Indonesia, saat ini diperkirakan dari 100.000 penduduk
Indonesia, terdapat 100 penderita baru penyakit kanker setiap tahun
(Aditama, 2009). Pola frekuensi relatif jenis kanker yang sering
didapati di Indonesia secara berurutan adalah kanker leher rahim
(serviks), hati, payudara, paru-paru, kulit, nasofaring, limfoma,
leukimia dan kolon (Reksodiputro, 1991).
Pengobatan penyakit kanker telah dilakukan secara intensif. Chemotherapy dengan menggunakan obat-obatan antikanker seperti flourasil, metotreksat dan cisplatin telah dilakukan, namun timbulnya mekanisme multidrug resistance (MDR) akan mengurangi daya kerja obat-obatan ini. Radiotherapy
dengan metode penyinaran juga telah banyak dimanfaatkan tetapi kurang
efektif, memerlukan biaya yang mahal, terlalu toksik, serta menunjukkan
efek samping yang serius. Penelitian tentang penyakit kanker dan cara
pengobatannya terus dikembangkan, di antaranya adalah kehadiran senyawa
kompleks logam yang diharapkan menjadi obat anti kanker baru yang lebih
baik, efektif dan efisien.
Peran senyawa kompleks logam yang diterapkan dalam bidang kedokteran
menjadi topik-topik hangat dalam kimia bioanorganik (Szacilowski, et
al., 2005 ; Mudasir, 2006). Salah satu topik menarik dan terus
berkembang adalah interaksi molekul kecil termasuk di dalamnya kompleks
logam dengan DNA. Topik ini menarik karena umumnya molekul-molekul kecil
yang dapat berinteraksi dengan DNA adalah senyawa-senyawa yang
menunjukkan aktivitas obat (terapetik), terutama dalam bidang chemotherapy
dan terapi fotodinamik kanker atau senyawa-senyawa yang bersifat racun
bagi tubuh (Mudasir, 2006). Oleh karena itu, dengan memahami perilaku
dan sifat-sifat interaksi senyawa kompleks logam dengan DNA diharapkan
dapat membantu memahami mekanisme kerja obat-obat dan mekanisme
toksisitas kompleks logam pada tingkat molekular.
Kompleks logam dengan asam pikolinat merupakan produk degradasi dari tryptophan
(Barandika et al., 1999). Studi kompleks pikolinat menunjukkan
aktivitas biologi, dapat menginduksi sel murine leukemia HL-60 (Heren et
al., 2006), dapat menghambat pertumbuhan mycobacterium ovium complex
(Shimizu et al., 2006), dan beberapa laporan kompleks logam-pikolinat
menunjukkan pengaruh dalam menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
Seperti yang telah dilaporkan oleh Van Rijt, (2008), kompleks osmium(II)
pikolinat memberikan pengaruh yang sama dalam menghambat sel-sel kanker
seperti cisplatin yang selama ini dikenal sebagai obat chemotherapy
kanker. Kompleks kobalt-aspirin seperti yang telah dilaporkan oleh Ingo
(2009), juga memberikan pengaruh dalam menghambat sel-sel tumor.
Kompleks kobalt-organologam seperti pada [Co2(CO)6]
yang selama ini dikenal sebagai antitumor, potensi antitumornya lebih
meningkat ketika dipadukan dengan aspirin (asam asetil salisilat).
Aspirin adalah golongan nonsteroidal antirheumatics
(NSARs) yang telah lama dikenal dalam bidang farmakologi sebagai
antiradang dan penghilang rasa sakit. Efek NSARs diduga melibatkan gugus
karboksilat yang melakukan penghambatan enzim cyclooxygenase
(Ingo, 2009). Gugus karboksilat ini dijumpai juga pada asam pikolinat
(2-piridin karboksilat) maupun dipikolinat (piridin-2,6-dikarboksilat)
yang terikat pada cincin piridinnya.
Dengan penambahan satu gugus karboksilat pada cincin piridin ligan
pikolinat dan terbentuk struktur dipikolinat
(piridin-2,6-dikarboksilat), diharapkan kompleks logam yang dihasilkan
memiliki interaksi yang lebih besar dalam menghambat sel-sel anti kanker
dan menunjukkan peningkatan bioaktivitas lainnya (Martak, 2008).
Kompleks logam dipikolinat seperti yang telah dilaporkan oleh Yang et
al., (2002) memberikan pengaruh dalam mereduksi hyperlipidemia pada diabetes. Demikian juga laporan Colak et al., (2009) yang menunjukkan kompleks logam dipikolinat berpengaruh sebagai inhibitor pertumbuhan bakteri.
Penelitian di bidang obat-obatan kimia anorganik, akhir-akhir ini
telah dikembangkan dengan memanfaatkan ligan-ligan pengkhelat yang
terkoordinasi bersama ion-ion logam, kompleks yang terbentuk diarahkan
sebagai kontrol dalam bioaktivitas. Agen pengkhelat dari ligan ini
memberikan keuntungan dalam stabilitas kompleks yang terbentuk (Ryan E.
Mewis. 2010). Asam dipikolinat dapat sebagai ligan anionik berupa dipic2-.
Ligan dipikolinat termasuk jenis ligan tridentat dengan tiga atom donor
pasangan elektron, yaitu N (nitrogen) dan 2 buah atom O (oksigen).
Karena memiliki lebih dari satu atom donor, ligan dipikolinat termasuk
ligan jenis pengkhelat (sepit) (Paul M. Pellegrino. 2001). Dipikolinat
ini banyak ditemukan dalam beberapa senyawa alami sebagai suatu produk
degradasi oksidatif dari vitamin, koenzim, dan alkaloid, serta merupakan
suatu komponen dari fulvic acid. Asam dipikolinat (piridin-2,6-dikarboksilat)
juga menunjukkan beberapa fungsi biologis, di antaranya adalah
kemampuan untuk aktivasi-inaktivasi dari beberapa mettaloenzim,
penghambat transfer elektron, oksidasi LDL, selain itu juga toksisitas
yang rendah (low toxicity) dari piridin-2,6-dikarboksilat banyak digunakan dalam model senyawa metallo-pharmaceutical (Zafar A. Siddiqi. 2009).
Akhirnya, asam dipikolinat menjadi salah satu ligan yang paling sesuai untuk senyawa pharmacological yang aktif, karena sifatnya yang rendah toksisitas dan amphophilic
(AC. Gozales-Baro. 2005). Turunan asam karboksilat dan piridin telah
banyak ditemukan kegunaannya dalam bidang kimia analitik dan sebagai
penghambat korosi. Suatu asam dengan gugus karboksilat yang bertetangga
dengan atom nitrogen berperan dalam suatu pembentukan reaksi kompleks
dengan beragam ion logam (B. Setlow. 1993). Asam dipikolinat juga
merupakan penyusun utama dari bakteri spora. Dalam beberapa bakteri,
asam dipikolinat menyumbang 17% dari berat spora. Asam dipikolinat
(H2dipic), atau piridin-2,6-dikarboksilat dipercaya merupakan faktor
utama yang berperan dalam melindungi spora dari panas dan radiasi UV
(Alper Tolga, et al. 2009). Senyawa ini juga berperan untuk menjaga
kestabilan dan pertumbuhan spora. Asam dipikolinat dalam sistem
biologis, dipelajari pertama kali oleh Udo pada tahun 1936. Keberadaan
asam piridin-2,6-dikarboksilat pada spora bakteri dipelajari oleh Powell
pada tahun 1953. Molekul ini juga terdapat pada beberapa jamur.
Molekul ini tidak bereaksi dalam beberapa perubahan kimia, karena
sifatnya yang inert dan tidak reaktif, tetapi mendapat perhatian yang
lebih dalam bidang biologi, karena keberadaannya pada spora bakteri.
Molekul asam piridin-2,6-dikarboksilat juga merupakan suatu agen
pengkelat yang utama, sifat ini telah dipelajari dalam pergeseran
kesetimbangan chiral-induced, yang dikenal juga sebagai efek Pfeiffer. Efek ini telah digunakan untuk membuktikan kemampuan optis dari kelat ion dipikolinat dengan beberapa logam lanthanida.
Tanpa disadari, manusia sebenarnya bisa melihat medan magnet bumi
karena adanya suatu senyawa dalam mata. Ada kemungkinan, nenek moyang
manusia dulu punya kemampuan tersebut. Sebuah studi menunjukkan bahwa
ada kemungkinan protein bernama cryptochrome
terdapat pada retina. Protein tersebut banyak didapati pada hewan dan
tumbuhan sehingga beberapa spesies bisa menggunakan medan magnet bumi
untuk melakukan navigasi.
Cryptochrome
Elektron dalam molekul cryptochrome
saling terkait. Medan magnet bumi menyebabkan elektron bergoyang.
Reaksi kimiawi untuk merespons goyangnya elektron tersebut membuat
burung dapat melihat medan maget dalam warna-warni. Para peneliti
sebelumnya mengira cryptochrome
tidak memiliki banyak keuntungan bagi manusia sehingga tidak dapat
mengenali medan magnet seperti burung. Karenanya, manusia butuh patokan
atau perangkat GPS untuk mengetahui arah.
Sangkaan ini yang sepertinya harus diubah setelah para ahli saraf dari University of Massachusetts melakukan penelitian. Mereka mengambil cryptochrome dari manusia dan memberikannya pada lalat buah yang kehilangan kemampuan melihat medan magnet. Hasilnya, seperti dilaporkan Wired Science, lalat buah kembali memiliki kemampuan melihat medan magnet. Sayangnya pada manusia, cara kerja cryptochrome
tidak seperti pada lalat. "Kami tidak tahu apakah kerja molekul itu
sama pada retina manusia. Tapi kemungkinan itu ada," kata Steven
Reppert, ahli saraf dari University of Massachusetts.
Saat ini ilmuwan mengetahui bahwa cryptochrome
pada manusia berfungsi sebagai jam molekul, bukan sebagai kompas. Tapi
para peneliti menduga bahwa nenek moyang manusia terbantu dengan adanya
protein tersebut untuk menentukan arah. Jika suatu saat para peneliti
berhasil mengembalikan kemampuan tersebut... selamat tinggal perangkat
GPS.
Fungsi gelombang pertama kali diciptakan oleh fisikawan Austria Erwin
Schrodinger, untuk menangani salah satu fenomena dunia kuantum dualisme gelombang partikel.
Namun, fungsi gelombang itu sendiri tidak memberikan gambaran fisik apa
pun sampai Max Born mengusulkan untuk mengkuadratkan nilai mutlaknya.
Selanjutnya, amplitudo fungsi gelombang yang telah dikuadratkan itu
ditafsirkan sebagai kemungkinan menemukan partikel berada pada tempat
dan saat tertentu. Bersamaan dengan itu, Born juga memperkenalkan
metode pengukuran di bawah aturan-aturan yang ditetapkannya.
Dalam perkembangan selanjutnya para ahli menggunakan metode pengukuran tak langsung yang dikenal dengan tomografi kuantum.
Dengan estimasi bahwa fungsi gelombang konsisten terhadap berbagai
kumpulan hasil pengukuran, mereka melakukan banyak pengukuran, mencatat
hasilnya dalam tabel yang nantinya digunakan untuk memprediksikan
nilai-nilai pada kolom yang kosong. Jeff Lunden, seorang peneliti dalam
bidang terkait mengibaratkan metode ini seperti meneliti sebuah
gelombang air dengan cara menyinarinya dengan cahaya yang
digerak-gerakkan lalu mengukur bayangannya di dasar kolam. Namun metode
pengukuran tak langsung ini hanya melipat-gandakan masalah dalam
menentukan fungsi gelombang. Lagipula fungsi gelombang terlalu rapuh,
seperti gelembung sabun yang mudah pecah ketika disentuh untuk diteliti.
Fisikawan Sanford, Onur Hosten bahkan menyatakan bahwa mengukur fungsi
gelombang itu saja nyaris tidak mungkin dilakukan.
Tetapi kini tim fisika Kanada yang dikepalai oleh Jeff Lundeen berhasil menemukan cara baru untuk mengukur fungsi gelombang,
bahkan secara langsung. Mereka menggabungkan sistem pengukuran kuat
yang memberikan kepastian yang mantap tetapi menghancurkan fungsi
gelombang, dan pengukuran lemah yang memberikan informasi yang kurang
pasti namun hanya merusak sebagian kecil darinya.
Lundeen dkk. mendemonstrasikan hasil kerja mereka dengan bantuan
banyak foton-tuggal sebagai partikel uji. Foton-foton itu ditransmisikan
melalui serat optik dengan tujuan agar mereka mempunyai fungsi
gelombang yang sama. Setelah ditembakkan, lalu foton itu dipolarisasikan
sehingga mereka mendapat dua variabel dari satu keadaan foton untuk
diukur. Pertama mereka mengukur lokasinya secara kasar, hal ini
mengakibatkan fungsi gelombang itu tetap stabil. Kemudian sisa foton
digunakan untuk mengukur momentumnya secara akurat dan akhirnya
memetakan fungsi gelombangnya. Intinya, pengukuran pertama dikerjakan
dengan cara halus sehingga tidak membatalkan hasil dari pengukuran
kedua. Sayangnya, metode ini hanya berlaku jika telah diketahui secara
pasti bahwa foton-foton uji itu memiliki keadaan kuantum yang sama.
Dengan demikian, tim tersebut tidak hendak menggugurkan mekanika
kuantum. Nyatanya, prinsip ketidakpastian Heinsenberg masih berlaku.
Mereka tidak memperkenalkan metode yang lebih baik untuk menjelaskan
fenomena kuantum, mereka hanya memperkenalkan “metode lain” semata.
Selain itu, untuk sementara partikel tunggal yang diuji baru foton.
Meskipun begitu ini bukan berarti sebuah kegagalan, justru temuan tim
Lundeen ini merupakan kemajuan. Ia memprediksikan, dalam waktu dekat
metodenya juga dapat disesuaikan untuk mengukur fungsi gelombang
partikel-partikel lain seperti ion, molekul dan elektron.
1. Pahami terlebih dahulu pokok bahasan atau materi yang akan dipelajari
Artinya, pahami terlebih dahulu, apa sih yang akan dipelajari? Apa
gunanya? Ada tidak relevansinya dengan kehidupan kita? Jika itu belum
terjawab, tanyakan terlebih dahulu kepada guru; karena bisa jadi ada
yang terlupa disampaikan. Atau bisa juga mencari informasi dari
buku-buku atau bacaan lain. Karena, ibarat perang; masa kita nggak tahu
kayak apa musuh yang akan kita hadapi. Karena semakin banyak kita
mendapatkan informasi tentang musuh kita, kita akan mudah menundukannya,
dan menjadikannya sebagai mitra kita untuk berkoalisi untuk menghadapi
musuh lain. (hm, bukan bermaksud mengajari berpolitisi).
2. Hubungkan materi yang akan dipelajari dengan materi pendukungnya yang sudah diketahui
Terkadang beberapa guru (lagi-lagi guru), sering lupa menghubungkan
materi yang baru dengan materi yang lama; padahal keduanya ada
berhubungan cukup erat. Seolah-olah materi yang akan dipelajari ini
terlepas dari materi yang sudah-sudah. Jadi, jika ada materi baru,
tanyakan kepada guru, kira-kira apa kaitannya dengan masa lalu. Hal ini
akan memudahkan kita menarik benang merah hubungan antara keduanya.
3. Jangan menghafal rumus, tapi pahami dari mana rumus itu berasal (konsepnya).
Dimengertilah dahulu alur rumus dari konsep awal sampai menjadi rumus
akhir. Tujuannya adalah supaya kita mengerti darimana rumus-rumus itu
berasal, semenjak konsep yang mendasarinya sampai menjadi rumus akhir,
kecuali beberapa rumus yang sudah merupakan definisi dan rumus ini
biasanya sangat sederhana. Setelah kita mengerti rumus tersebut, adalah
hal yang sangat mudah untuk menghapal rumus tersebut. Bahkan, based on
my experience, kita bahkan nantinya tidak perlu menghapal rumus tersebut
lagi, karena akan terhapal dengan sendirinya. Ingat, sebaiknya kita
jangan terburu menghafal rumus, apapun itu. Memang kadang beberapa orang
guru tidak menjelaskan konsep fisika dengan baik, tapi hanya disodorkan
rumus. Secara tidak langsung kita disuruh menghafal rumus. Terkadang
lagi mereka menamakan rumus superlah, rumus raja, rumus ini itu, dengan
nama yang keren-keren agar menarik. Ini gawat! mereka menjebak kita.
Serius… kita akan sering terjebak ketika menemukan soal yang tidak cocok
dengan satu rumus pun. Padahal kita punya hafalan banyak koleksi rumus. Misalnya,
kita belajar vektor kemarin, tentang proyeksi vektor. Bukankah tidak
selalu bahwa Fx = F cos teta? Bagaimana kita sebelumnya berekreasi ke
lembah matematika mencari si-trigonometeri, yang pernah dikenalkan
kepada kita waktu smp, untuk memahamkan bahwa panjang proyeksi vektor
itu ternyata hanya aplikasi dan modifikasi tentang rumus sudut-sudut
pada segitiga siku-siku. Dan konon kabarnya ini telah kita pelajari
waktu smp. Bukan rumus baru!
Rumus yang dihafal dan dimengerti darimana ia berasal akan mudah untuk
selalu diingat dan dipanggil dari memori kita saat kita terlupa; berbeda
jika menghafal rumus itu dengan membabi buta, akan terbolak-bali begitu
kita akan mengingat-ngingat kembali.
Keindahan fisika sebenarnya terletak pada konsep, yang selama ini sering
ditelantarkan. Dengan memahami konsep secara baik (dan benar), kita
dapat menjelaskan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari yang
berkaitan dengan ilmu fisika. Dengan memahami konsep secara baik dan
benar, rumus-rumus yang sulit dengan sendirinya akan terpahami dengan
mudah.
Yakinlah, jika kita telah mengerti konsep dengan baik dan benar; serta
paham dengan penurunan dan aplikasi rumus itu, insya Allah pelajaran
fisikan adalah sesuatu yang selalu kita rindukan setiap hari.
4. Pelajari mulai dari tingkat paling dasar dari materi yang dipelajari.
Biasanya (terutama dalam pelajaran SMA), rumus-rumus fisika di buku yang
kelihatannya sangat rumit sebenarnya berasal dari konsep yang
sederhana. Misalnya konsep tentang gaya, atau tentang energi, yang
diturunkan menjadi rumus akhir yang dibutuhkan. Pelajari konsep2
tersebut dahulu, sebelum pergi ke rumus akhir. Nah, beberapa guru (maaf
tidak semua) sering menerangkan atau mengajarkan materi mulai dari yang
mudah, yang biasanya ada relevansi dengan materi yang sebelumnya atau
selanjutnya, baru kemudian ke materi yang tingkat tinggi.
5. Latihlah pemahaman dengan mengerjakan soal, dan mulailah dari soal yang paling mudah Ketika
menghadapi musuh, kita perlu yang namanya keberanian. Bagi yang
penakut, maka dia dikatakan sudah kalah sebelum bertempur. Karena itu
coba jurus-jurus (pemahaman) yang telah diberikan oleh sang guru untuk
mencoba menaklukan beberapa soal. Cobalah berani. Mulai dari soal-soal
yang kita anggap atau kelihatan mudah. Jika kita ragu, minta pilihkan
dengan guru, soal mana yang sebaiknya terlebih dahulu kita kerjakan.
Kemenangan demi kemenangan dalam menaklukan beberapa soal menjadikan
suatu pengalaman yang sulit terlupakan. Dan ini akan menjadi suatu
ekstase yang mencandukan.
6. Kembangkan ke soal yang lebih sulit agar pengetahuan lebih mendalam.
Jangan selalu terbuai dengan kemenangan-kemenangan menghadapi lawan yang
lebih lemah. Kemenangan yang seperti itu, meski berguna untuk
meningkatkan motivasi; namun tidak menguji kita dengan sebenarnya.
Cobalah, mulai berkenalan dengan soal-soal yang lebih sulit, atau
bervariasi. Keberhasilan kita menaklukan soal dengan tingkat kesulitan
yang lebih tinggi akan membawa suatu kenikmatan yang berbeda.
Perlu kita ingat, bahwa ada lima kompetensi yang sebaiknya kita miliki
untuk melihat kepahaman kita dalam mempelajari fisika, yaitu mengerjakan
soal-soal fisika dalam satu langkah; mengerjakan soal dalam beberapa
langkah; menggambar sketsa; menggambar grafik dan mengubah variabel.
7.
Seringlah berlatih dengan mengerjakan banyak soal, semakin banyak soal
yang dikerjakan maka semakin mengerti kita tentang materi fisika.
Mengapa mengerjakan latihan soal sesering mungkin ? Kalau kita sering
mengerjakan soal fisika, dengan sendirinya rumus diingat, dan akan
terhapal dengan sendirinya. Kita juga semakin memahami konsep fisika.
Ingat waktu pertama kali belajar makan, bolak-balik makanan itu
berlepotan di mulut kita (dan alhamdullillah ibu kita mengajari dengan
kesabaran yang luar biasa), tapi karena itu berulang-ulang akhirnya kita
mahir makan dan tidak akan pernah akan ketinggalan jika diajak makan.
Ketika kita belajar naik sepeda? rasanya sangat sulit sekali dan
menakutkan. Kita bahkan mungkin jatuh berulangkali, tapi kemdian? Sama
saja dengan fisika. Jika kita sering latihan soal, kepiawaian kita makin
tinggi.
8. Katakan “Itu Sulit, Tapi Insya Allah Saya Bisa”; bukan kata “Itu Saya Insya Allah Bisa, Tapi Sulit”.
Lha apa bedanya dari dua kalimat itu? Jelas Beda. Pada kalimat pertama
ada sedikit optimisme dan keyakinan. Sedangkan kalimat kedua ada
perasaan pesimisme yang dibalut dengan keraguan; kalimat ini seolah-olah
sudah membuat dinding pembatas bagi kita untuk berbuat; kalimat ini
seolah-olah memberati kaki kita untuk melangkah. Sedangkan kata-kata Itu
Sulit, Tetapi Insya Allah Saya Bisa akan memotivasi kita untuk selalu
berbuat dan berusaha. Kata-kata ini kan menjelaskan bahwa fisika itu
sifatnya memang sulit, tapi insya Allah kita bisa.
Begitulah kira-kira, sedikit sumbang
saran. Apakah masih berpendapat bahwa fisika itu mudah? Eh, sulit
maksudnya? Jika demikian, bagaimana jika kita saling membantu untuk
membuat agar fisika itu kelihatan mudah? Seperti dahulu, ketika pertama
kali saya akan mendaki gunung, melihat gunung yang sedemikian tinggi,
rumit, malam-malam lagi perjalanannya. Setelah didaki, ternyata memang
gunung tersebut tinggi, sukar, dingin, mengerikan, tapi….. setelah
dipuncaknya sungguh menyenangkan! Kita belajar dan ternyata kita mampu
untuk bisa menaklukan ego diri agar tidak cepat patah semangat, kita
bisa berlatih tolong menolong, kita bisa menikmati dan mentadaburi
keindahan ciptaan-Nya, kita bisa….!
Begitulah, sedikit tips, jika ada yang
mau menambah, atau nggak setuju, silakan saja dikomentari. Mudah-mudahan
bermanfaat. Selamat belajar fisika!
Membagi dengan 2 memang mudah, dan bisa dibayangkan secara cepat.
Sebagai contoh, kalau kita ingin membagi 210 / 2 = ….? Jawabannya akan
langsung didapat = 105. Ini dengan membagi 200/2 + 10/2 = 100+5 = 105.
Namun untuk angka yang lebih panjang, tentu saja tidak bisa dibayangkan
dengan mudah.
Contoh :
489038894 / 2 = ?
Membayangkan saja susah, bukan?. Nah berikut ini akan saya tunjukkan
bagaimana mengerjakan pembagian ini secara cepat, Kita ambil contoh 3
angka dulu :
358 / 2 = ?
Caranya:
1. Mulai dari angka paling belakang, bagi dengan 2
penyelesaian : ( 8 / 2 = 4 )
2. Selanjutnya perhatikan angka di depannya. Kalau angka di depan
tersebut ganjil, maka hasil langkah 1, tambah dengan 5, dan kurangi
angka di depan tadi dengan 1, kalau angkanya genap, langsung tulis
hasilnya.
penyelesaian : ( angka depannya 8 adalah 5, yang berarti ganjil,
maka hasil bagi langkah 1 ditambah 5 4+5 = 9. Angka didepan
dikurangi 1 menjadi 5-1 = 4. Tulis hasil bagi sementara : 9
3. Sekarang bergerak ke angka di depan tadi. Terapkan langkah 2 sampai seluruh angka habis.
penyelesaian :
( Sekarang kita bekerja di angka 5, yang sudah menjadi 4 akibat
langkah 2 diatas. 4/2 = 2, angka depannya adalah 3, yang berarti
ganjil, jadi hasil 2 ini harus ditambah 5 2+5 = 7 ; Angka 3 harus
dikurangi 1 (3-1=2)
tulis hasil sementara : 79
angka berikutnya adalah 3 yang sudah menjadi 2. Karena angka didepannya sudah habis, maka 2 langsung dibagi 2/2 = 1
Tulis hasil akhir : 179
Mudah bukan?
Nah untuk soal di atas 489038894/2 dapat diselesaikan dengan cepat
Mungkin perkalian 1 x 11 sampai 9 x 11 sudah kalian hafal.
Karena itu sangat gampang, contoh:
1 x 11 = 11
8 x 11 = 88
9 x 11 = 99
Memang itu gampang, tetapi bagaimana kalau perkalian 10 x 11 sampai 20 x 11?
Caranya:
12 x 11
Tulis angka yang akan dikalikan 11 tapi kosongkan tengahnya!
1_2 (Perhatikan. Di antara 1 dan 2 ada ruang kosong)
Maksud “_” adalah ruang kosong antara 1 dan 2. Jadi bila menulis di buku, gantilah “_” dengan spasi / tempat kosong
Lalu coba jumlahkan kedua angka itu ( 1 + 2).
Hasilnya pasti 3 kan?
Lalu taruh angka 3 di antara kedua angka itu. Lalu itu akan menjadi seperti ini:
Sebelum = 1_2
Sesudah = 132
Tapi apabila perkalian 19 x 11 bagaimana caranya?
Caranya:
Isikan tempat kosong di antara 1 dan 9 (1_9).
Lalu hitung 1 + 9.
Hasilnya pasti 10 kan? Tapi jangan menjawab hasil dari 19 x 11 = 1109!
Tapi caranya begini:
Tulis dahulu di kertas orak-orek angka 10. Lalu masukan angka akhirnya (0) jadinya seperti ini: 109.
Tapi bagaimana dengan angka 1 nya? Caranya tambahkan angka akhir dari 19 (1 nya) dengan angka 1 nya (sisanya).
1 + 1 tentu hasilnya 2 kan? Nah, sekarang kita ganti angka terakhir dari 109 menjadi 2 dan hasilnya menjadi seperti ini:
209. Coba hitung dengan cara menyusun. Hasilnya pasti 209. Gampangkan!
Trik Perkalian 25
Perkalian 25 memang sangat susah
Tapi kalau memakai trik ini, pasti lebih gampang!
Triknya:
<yang akan dikalikan 25> : 4 x 100
Apabila sisanya 0, angka 00nya tetap menjadi 00
Apabila sisanya 1, angka 00nya menjadi 25
Apabila sisanya 2, angka 00nya menjadi 50
Apabila sisanya 3, angka 00nya menjadi 75
Contoh:
25 x 12 = …….
Caranya:
12:4×100 =
3×100 = 300
Karena sisa dari 12 dibagi 4 tidak ada (0), maka 00 tetap menjadi 00
Jadi hasilnya 300!
Coba hitung dengan menyusun, pasti benar
Contoh 2:
25 x 11 =….
Caranya:
11:4×100 =
2 (sisanya 3)x100 = 200
Karena 11 dibagi 4 mempunyai sisa 3, maka angka 00 dari bilangan 200 menjadi 75
Jadi hasilnya 275!
Coba hitung dengan menyusun, pasti benar!!!!
Trik lainnya
Tentu kita dapat
menghitungnya dengan cara seperti biasa. Kita juga dapat
menyelesaikannya dengan kalkulator. Tetapi apa kreatifnya? Apa asyiknya?Ini lah cara asyiknya!
542 = 2916
29 kita peroleh dari 25 + 4
16 kita peroleh dari 42
562 = 3136
31 kita peroleh dari 25 + 6
36 kita peroleh dari 62
572 = 3249
32 kita peroleh dari 25 + 7
49 kita peroleh dari 72
Cara hitung cepat dengan angka 9
Karena setiap bilangan sembarang jika dikalikan 9 maka jumlah hasilnya = 9
maka :
1 x 9 = 9
2 x 9 = 18, jumlah 1 + 8 = 9
3 x 9 = 27, jumlah 2 + 7 = 9
4 x 9 = 36, jumlah 3 + 6 = 9
dan seterusnya………………….
Cara hitung cepat dengan angka 9 :
Contoh : 22 x 9 = 198,
( cara cepatnya 2 x 9 = 18, lalu selipkan angka 9 ditengah ), jadi jumlahnya adalah 198
simak cara cepatnya berikut ini :
33 x 9 = 297 ( cara cepat 3 x 9 = 27, selipkan 9 ditengah )
44 x 9 = 396
55 x 9 = 495
66 x 9 = 594
77 x 9 = 693
88 x 9 = 792
99 x 9 = 891
lalu bagaimana jika dengan 3 angka kembar, selipkan saja angka 99 ditengahnya.
Contoh :
222 x 9 = 1998 (cara cepat 2 x 9= 18, selipkan 99 ditengah )
333 x 9 = 2997
444 x 9 = 3996
555 x 9 = 4995
Menghitung perkalian mendekati 100 :
Berapakah hasil perkalian 98 x 97? atau 92 x 96? Apakah Anda masih
menggunakan bantuan kalkulator untuk menghitungnya? He… he.. he…
sekarang marilah kita sejenak tinggalkan kalkulator dan gunakan akal
kita untuk menghitungnya. Kemampuan yang diberikan Allah SWT dalam diri
kita ini ternyata lebih canggih daripada kalkulator. Lho kok bisa? Ya…
dengan tips berikut ini dapat ditunjukkan bahwa hanya dalam hitungan
detik kita bisa mencari hasil kali antara dua buah bilangan yang
mendekati 100.
Perhatikan baik-baik video tips berikut ini dan praktekkan. Mudah-mudahan ada manfaatnya buat Anda.
Menghitung perkalian 5 :
Trik
menghitung perkalian 5 dengan sekejap. Caranya Mudah Sekali.
Misal kita ingin menghitung 34x5.
Caranya
adalah dengan membagi angka 34 dengan 2.
Hasilnya ditambah angka nol di
belakangnya.
Jadi,34x5=170.Mudah bukan??
nah,bagaimana jika angka yang dikali 5 itu tidak habis dibagi 2??
maka caranya
adalah,kurangi dulu angka itu dengan satu,kemudian bagi 2.
Hasilnya ditambah
angka 5 di belakangnya.
contoh :
Setiap orang punya rasa takut, karena merupakan bagian dari perasaan
seseorang. Tapi, kadarnya berbeda antara seorang dengan yang lainnya.
jika takut yang dirasakan berlebihan dan menguasai hidup Anda, itu yang
tidak sehat.
Anda harus menemukan cara mengatasi rasa takut, terutama ketakutan yang tidak rasional, dan bisa meru
gikan, ada beberapa metode untuk mengatasi rasa takut, berdasarkan Methods of Healing
1.Kenali ketakutan Anda
Langkah pertama mengatasi rasa takut cari dulu penyebabnya, apa yang
membuat Anda merasakan takut, dan bagaimana perasaan itu menguasai Anda.
Dengan menyadari apa yang menyebabkan ketakutan, hal ini akan membantu
Anda mengurangi rasa takut. Sebab, saat berusaha menyadarinya, Cobalah
Anda berdialog dengan diri sendiri untuk mencoba mengatasinya.
2.Melawan ketakutan
Bila takut akan sesuatu, salah satu cara terbaik mengatasinya adalah
menghadapi dan menantangnya. Jika Anda takut ketinggian, pergilah ke
atas sebuah gedung tinggi dan melihat ke bawah. Cara ini membantu Anda
mengatasi rasa takut.
3.Mengendalikan mental Hal ini yang
sederhana sekali seperti belajar mengendalikan pikiran Anda untuk
menghindari rasa takut. Bila mulai merasa takut, lawanlah perasaan itu.
Lakukan sesuatu untuk mengalihkan perhatian dan hentikan perasaan yang
membuat takut. Cara ini sangat efektif kang salman terapkan dalam
mengatasi rasa takut.
Hal ini penting sekali dlakukan, terutama
bagi mereka yang tidak mampu mengontrol ketakutannya sehingga selalu
mengkhawatirkan hal-hal sama. Caranya, hanya menghentikan kekhawatiran
atau ketakutan berlebihan.
4.Ubah ketakutan Untuk
menghadapi sumber dari rasa takut, maka harus mengakui apa yang membuat
Anda takut. Setelah itu, mengubah rasa takut itu dengan mencari tahu
cara menghadapinya.
Jika merasa takut berjalan sendirian pada
malam hari, pada sebagian orang ada yang mengambil kursus bela diri
untuk melindungi diri, pada sebagian yang lain dengan cara meningkatkan
percaya diri, karena dengan percaya diri akan meningkatkan keberanian.
5.Relaksasi
keyakinan dapat memerangi ketakutan dalam diri sendiri, ini merupakan
salah satu cara yang paling efektif dalam mengatasi rasa takut kita.
Sambil melawan rasa takut, dengan membangun rasa percaya diri. Semakin
Anda percaya diri, rasa takut yang menguasai pikiran Anda akan
berkurang. Maka dari itu sangat disarankan untuk latihan Meditasi dan
Yoga, latihan ini dapat menjadi aktivitas pilihan untuk mengatasi rasa
takut.
LIPI (Lembaga Ilmu Penyederhanaan Indonesia) akan memformulakan aturan baru dlm penggunaan bahasa Indonesia.
Salah satunya adlh mengurangi jumlah abjad pd bahasa Indonesia.
Abjad yg digunakan saat ini berjumlah 26. Para pakar Komunikasi merasa
Ke-26 abjad tsb msh terlalu banyak, lagipula ada bbrp abjad yg jarang
digunakan.
Pertama, huruf X, diganti
dg gabungan huruf K dan S. Kebetulan hampir tdk ada kata dlm bahasa
Indonesia asli yg menggunakan huruf ini, kebanyakan merupakan serapan
dri bahasa asing. Misal taxi mjd taksi, maximal mjd maksimal.
Selanjutnya, huruf Q diganti dg KW. Kata2 yg mengunakan huruf ini juga sangat sedikit sekali.
Huruf Z. Huruf Z diganti mjd C. Tdk ada alasan kuat tentang hal ini.
Huruf Y diganti dg I. Hal ini dilakukan sebab bunii huruf tersebut mirip dengan I.
Lalu huruf F dan V keduania diganti mjd P. Pada lepel ini masih blm terjadi perubahan iang signipikan.
Hurup W kemudian diganti menjadi hurup U.
Berarti sampai saat ini kita sudah mengeliminasi 7 hurup.
Hurup iang bisa kita eliminasi lagi adalah R, mengingat baniak orang iang kesulitan meniebutkan hurup tsb. R kita ganti dg L.
Selanjutnia,gabungan hulup KH diganti menjadi H.
Iang paling belpengaluh adalah hulup S iang diganti menjadi C.